Not My Style Artinya

Not My Style Artinya? Makna, Contoh, dan Bedanya di TikTok

Pernah melihat tren yang ramai di timeline, lalu refleks ingin komentar singkat karena rasanya “bukan selera”? Di situ biasanya orang menulis “not my style”. Banyak yang mencari not my style artinya karena frasa ini terasa sederhana, tetapi maknanya bisa bergeser tergantung konteks, terutama di TikTok dan kolom komentar.

Biar tidak salah tangkap dan tidak terdengar menyindir tanpa sengaja, artikel ini merangkum arti yang paling tepat, cara pakai, padanan Indonesia, serta bedanya dengan frasa lain yang mirip.

TL;DR: Not my style artinya “bukan gaya saya” atau “tidak sesuai selera saya”. Di medsos, frasa ini sering dipakai sebagai respons singkat untuk menolak tren atau pilihan tertentu, kadang bernada humor. Secara makna idiomatik, “not my style” juga bisa berarti “bukan tipe hal yang biasanya saya lakukan,” jadi konteksnya bukan cuma soal fashion.

Arti “Not My Style” yang Paling Tepat (Bukan Cuma Terjemahan)

Kalau diterjemahkan apa adanya, “not my style” sering dipahami sebagai “bukan gaya saya”. Di Indonesia, pemakaian paling umum memang mengarah ke “bukan gayaku”, “tidak sesuai seleraku”, atau “bukan saya banget” ketika menilai tren, pilihan, atau kebiasaan orang lain.

Namun, kalau Anda ingin makna yang paling presisi, perhatikan ini: “style” di sini tidak selalu soal penampilan. Dalam bahasa Inggris, “style” juga bisa bermakna cara atau kebiasaan seseorang melakukan sesuatu. Itulah sebabnya “not my style” sering dipakai untuk menolak tindakan atau kebiasaan, bukan hanya selera visual.

Definisi yang sering dipakai untuk menjelaskan nuansa ini adalah bahwa “not my style” berarti bukan tipe hal yang biasanya seseorang lakukan. Formulasi ini sejalan dengan penjelasan kamus Cambridge pada frasa “be your style” yang menekankan kebiasaan atau tipe tindakan.

Ringkasnya:

  • Untuk selera: “Konser dangdut sampai subuh? Not my style.”
  • Untuk kebiasaan: “Mengkritik orang di depan umum? Itu bukan gaya saya. Not my style.”

Kenapa “Not My Style” Viral di TikTok dan Medsos Indonesia?

Ada alasan kenapa frasa ini cepat “nempel” di komentar. Ia pendek, mudah dipahami, dan fleksibel dipakai di banyak situasi. Di TikTok, format video singkat sering butuh punchline cepat, dan “not my style” pas untuk itu.

Di Indonesia, frasa ini juga sering muncul sebagai bahasa gaul yang dipakai untuk menanggapi tren yang tidak cocok, kadang dengan nada humor, kadang juga terasa sarkastik tergantung cara penyampaiannya. Beberapa media hiburan Indonesia menyorotnya sebagai ungkapan yang populer dan tren di TikTok.

Selain faktor gaya bahasa, ada faktor skala platform. DataReportal melaporkan bahwa berdasarkan sumber iklan TikTok, jumlah pengguna TikTok usia 18+ di Indonesia mencapai sekitar 108 juta pada awal 2025. Dalam ekosistem sebesar itu, satu frasa yang gampang ditiru bisa cepat jadi kebiasaan kolektif.

Cara Pakai “Not My Style” yang Natural (dan Aman)

Agar terdengar wajar, biasanya orang memakai frasa ini sebagai respons singkat, atau sebagai penutup kalimat. Berikut pola yang paling umum dan terasa natural:

1) Pola paling aman

  • “Not my style.”
  • “It’s not my style.”
  • “Sorry, not my style.”
  • “It’s just not my style.”

Kalau konteksnya formal atau Anda ingin lebih sopan, tambahkan alasan singkat. Bukan untuk membela diri, tetapi untuk menurunkan risiko salah paham.

Contoh:

  • “Terima kasih sarannya, tetapi itu bukan gaya saya. Saya lebih nyaman yang sederhana.”

2) Contoh kalimat dalam konteks Indonesia

Agar terasa dekat, berikut contoh yang sering relevan dengan situasi harian:

  • “Makan pedas level maksimal tiap hari? Not my style.”
  • “Belanja impulsif habis gajian? Itu bukan gaya saya. Not my style.”
  • “Nonton konser berdiri berjam-jam? Not my style. Saya lebih suka duduk.”
  • “Janjian mendadak malam-malam? Not my style, saya perlu jadwal.”
  • “Ikut tren yang berubah tiap minggu? Not my style, saya pilih yang cocok saja.”

Catatan kecil: di kolom komentar, “not my style” sering dipakai tanpa konteks. Itu sah, tetapi rawan terdengar “judgy” kalau objeknya sensitif.

3) Variasi yang mirip makna

Kalau Anda ingin variasi bahasa Inggris yang mirip dan terdengar lebih halus:

  • “Not really my thing” (bukan hal yang saya suka)
  • “Not my cup of tea” (bukan selera saya)

Pilih sesuai audiens. Kalau lawan bicara tidak terbiasa bahasa Inggris, padanan Indonesia justru lebih aman.

Bedanya “Not My Style” vs “Not My Type” vs “Not My Thing”

Bagian ini penting karena banyak orang menukar-nukar pemakaiannya.

Berikut ringkasannya:

FrasaDipakai untukNuansaContoh singkat
Not my styleSelera atau kebiasaan, cara bertindakLuas, bisa netral atau humor“Kerja dadakan? Not my style.”
Not my typeBiasanya soal ketertarikan pada orangLebih personal, sensitif“Dia baik, tapi not my type.”
Not my thingAktivitas/minat tertentuSantai, umum“Golf? Not my thing.”

Untuk definisi “not someone’s type”, Merriam-Webster menjelaskan bahwa frasa itu berarti bukan tipe orang yang seseorang tertarik. Jadi, “not my type” lebih “mengarah ke orang”. Sementara “not someone’s style” didefinisikan sebagai bukan sesuatu yang akan dilakukan seseorang, sehingga lebih “mengarah ke tindakan atau kebiasaan.”

Di Indonesia, banyak artikel populer juga menekankan bahwa “not my style” lebih luas dan sering dipakai untuk menyatakan ketidakcocokan preferensi, sedangkan “not my type” lebih spesifik.

Nada, Konteks, dan Risiko Salah Paham

Masalah terbesar bukan di artinya, tetapi di nadanya. “Not my style” bisa terdengar:

  • Netral: menyatakan preferensi pribadi
  • Humor: jadi punchline yang tidak menyerang
  • Sarkastik: terasa meremehkan, terutama tanpa konteks

Agar aman, perhatikan tiga hal:

  1. Objeknya apa: tren, pilihan, atau orang. Menilai orang lebih sensitif.
  2. Ruang komunikasinya: komentar publik beda dengan chat pribadi.
  3. Tambahan kecil: “terima kasih”, “menurut saya”, atau alasan singkat sering membantu.

Di konteks medsos Indonesia, frasa ini memang sering dipakai dengan nada humor atau sarkastik untuk mengomentari tren yang tidak sesuai selera. Karena itu, kalau Anda menulisnya di ruang publik, pertimbangkan satu kalimat tambahan yang membuatnya jelas bahwa itu soal preferensi, bukan serangan.

Contoh aman:

  • “Menarik, tapi not my style. Saya lebih cocok yang simple.”

Padanan Bahasa Indonesia dan Versi Lebih Formal

Kadang Anda tidak perlu bahasa Inggris sama sekali. Ini beberapa padanan yang sepadan, dari yang santai sampai yang lebih rapi.

Padanan santai:

  • “Bukan gaya saya.”
  • “Bukan selera saya.”
  • “Kurang cocok buat saya.”

Padanan lebih sopan untuk kerja atau kampus:

  • “Pendekatan itu kurang sesuai dengan preferensi saya.”
  • “Saya memilih cara yang lebih sesuai dengan kebiasaan kerja saya.”
  • “Untuk saat ini, saya tidak menggunakan gaya tersebut.”

Karena makna “style” bisa merujuk pada cara bertindak, versi formal biasanya lebih enak kalau Anda geser ke “pendekatan” atau “cara”. Ini tetap setia pada makna “not someone’s style” sebagai sesuatu yang bukan kebiasaan atau bukan tipe tindakan yang akan dilakukan.

Sebagai Catatan, kalau Anda sering bingung istilah gaul TikTok: simpan frasa ini beserta padanannya, lalu bandingkan konteks sebelum ikut menulis di komentar. Kadang satu kata bisa beda rasa, tergantung panggungnya.

Baca Juga : Baju Adat Betawi: Jenis, Makna, dan Cara Memakainya

FAQ

1) Not my style artinya apa dalam bahasa Indonesia?

Not my style artinya “bukan gaya saya” atau “tidak sesuai selera saya”. Dalam pemakaian sehari-hari, frasa ini bisa dipakai untuk menolak tren, pilihan, atau kebiasaan tertentu. Di medsos, frasa ini sering jadi respons singkat dan terasa santai, kadang diselipkan sebagai humor.

2) Apakah “not my style” selalu soal fashion?

Tidak selalu. “Style” bisa bermakna cara atau kebiasaan seseorang melakukan sesuatu. Karena itu, “not my style” juga bisa berarti “bukan tipe hal yang biasanya saya lakukan,” misalnya soal cara bekerja atau cara bersikap. Ini sejalan dengan pemakaian “be your style” yang menekankan tipe tindakan.

3) Kenapa “not my style” bisa terdengar nyinyir?

Karena di ruang publik seperti TikTok, frasa ini sering dipakai sebagai punchline singkat untuk menolak tren. Kalau tanpa konteks, orang lain bisa menangkapnya sebagai sindiran. Cara mengurangi risiko adalah menambah satu kalimat yang menegaskan itu preferensi pribadi, bukan penilaian terhadap orang.

4) Bedanya “not my style” dan “not my type” apa?

“Not my style” lebih luas, bisa untuk selera atau kebiasaan, termasuk cara bertindak. “Not my type” biasanya dipakai untuk orang, artinya bukan tipe orang yang menarik bagi seseorang. Jadi “type” cenderung personal dan sensitif, sedangkan “style” lebih aman untuk konteks tindakan atau preferensi umum.

5) Contoh kalimat “not my style” yang sopan bagaimana?

Contoh yang sopan biasanya menambahkan apresiasi atau alasan singkat: “Terima kasih ajakannya, tetapi itu not my style. Saya lebih nyaman yang tenang.” Dengan begitu, Anda tetap menolak tanpa merendahkan pilihan pihak lain. Cara ini cocok untuk chat rekan kerja atau komentar yang ingin tetap rapi.

6) Apakah “not my style” boleh dipakai di situasi formal?

Boleh, tetapi sering terdengar terlalu santai, apalagi jika audiensnya tidak terbiasa bahasa Inggris. Untuk rapat atau email, padanan seperti “kurang sesuai preferensi saya” atau “bukan pendekatan yang biasa saya gunakan” biasanya lebih aman dan jelas. Intinya tetap sama, menyatakan ketidakcocokan dengan kebiasaan atau pilihan Anda.

7) Seberapa besar TikTok di Indonesia sampai frasa seperti ini cepat viral?

Besar sekali. DataReportal melaporkan bahwa berdasarkan sumber iklan TikTok, audiens iklan TikTok usia 18+ di Indonesia sekitar 108 juta pada awal 2025. Dengan skala sebesar itu, gaya bahasa pendek seperti “not my style” mudah menyebar karena gampang dipakai ulang di komentar dan video.